Diduga Dianiaya Seniornya di Barak, Seorang Anggota Polisi Polda ... | Liputan 24 Sulawesi Tenggara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diduga Dianiaya Seniornya di Barak, Seorang Anggota Polisi Polda ...

Posted by On 2:04 AM

Diduga Dianiaya Seniornya di Barak, Seorang Anggota Polisi Polda ...

Diduga Dianiaya Seniornya di Barak, Seorang Anggota Polisi Polda Sulawesi Tenggara Tewas

Diduga dianiaya seniornya di barak Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), seorang anggota polisi meninggal dunia

Diduga Dianiaya Seniornya di Barak, Seorang Anggota Polisi Polda Sulawesi Tenggara Tewas(KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI)Jenazah anggota Polda Sultra dibawa keluar dari ruang mayat RS Bhayangkara, selanjutnya dibawa ke rumah duka di Kabupaten Kolaka Utara, Senin (3/9/2018). (KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI)

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Diduga dianiaya seniornya di barak Pengend alian Masyarakat (Dalmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), seorang anggota polisi meninggal dunia, Senin (3/9/2018) dini hari.

Korban bernama Brigadir Dua (Bripda) Muh Fathurrahman Ismail.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Namun, nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya pukul 01.40 Wita di Rumah Sakit Abunawas.

Baca: Personel Brimob Dikirim Bantu Evakuasi 7 Penambang Emas yang Terjebak di Lubang Galian

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhart membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya, dua penganiaya korban itu diidentifikasi bernama Bripda Z dan Bripda F.

Keduanya adalah senior Bripda Muh Fathurrahman Ismail.

Baca: Dua Pembegal di Jalan Lodaya Bandung Ditangkap, Kakinya Ditembak

"Korban diduga dianiaya dua seniornya, dari angkatan 40 dan 41, Fathurrahman ini adalah Bintara Remaja Polda Sultra angkatan 42,” kata AKBP H arry Goldenhard, Senin (3/9/2018).
Polda Sultra masih menyelidiki pemicu dari aksi main hakim sendiri dua senior tersebut.

Penganiayaan itu dilakukan dengan cara memukul bagian dada dan di bagian perut di bawah pusar korban.

Baca: Kiper Keturunan Indonesia Cetak Clean Sheet dengan Skor 7,5 di Liga Italia

Setelah dipukul di kedua bagian tubuh tersebut, Fathurrahman jatuh tersungkur dalam keadaan sudah tidak bisa bernafas dan muka pucat.

"Setelah itu Bripda Muh. Fathurrahman Ismail dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari oleh angkatan Bintara Remaja dengan menggunakan mobil security barrier Ditsamapta Polda Sultra,” terang Harry.

Halaman selanjutnya 12 Editor: Adi Suhendi Sumber: Kompas.com Ikuti kami di Video Viral Pesta Pernikahan Diobrak-abrik Mantan hingga Pengantin Pria Pingsan, Begini Faktanya Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »