GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Akhir Tahun, 58 Krama Bali Akan Transmigrasi ke Sulawesi, Ini ...

Akhir Tahun, 58 Krama Bali Akan Transmigrasi ke Sulawesi, Ini ...

Akhir Tahun, 58 Krama Bali Akan Transmigrasi ke Sulawesi, Ini Fasilitas Yang Akan Didapat Tahun ini ada 15 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 58 krama akan tr…

Akhir Tahun, 58 Krama Bali Akan Transmigrasi ke Sulawesi, Ini ...

Akhir Tahun, 58 Krama Bali Akan Transmigrasi ke Sulawesi, Ini Fasilitas Yang Akan Didapat

Tahun ini ada 15 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 58 krama akan transmigrasi ke Sulawesi di akhir tahun.

Akhir Tahun, 58 Krama Bali Akan Transmigrasi ke Sulawesi, Ini Fasilitas Yang Akan DidapatTribun Bali / Kolase

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Disnaker Provinsi Bali mencatat animo masyarakat Bali transmigrasi ke luar Bali sangat banyak, namun kuota yang diberikan pemerintah pusat terbatas.

Tahun ini ada 15 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 58 krama akan transmigrasi ke Sulawesi di akhir tahun.

Kepala Seksi Transmigrasi, Bidang Perluasan Kesempatan Kerja dan Tr ansmigrasi, Disnaker dan ESDM Bali, I Ketut Walia mengatakan tahun 2018 ini, Bali mendapat kuota 15 KK atau 58 orang untuk transmigrasi ke tiga provinsi di Pulau Sulawesi, yaitu Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Dari 15 KK tersebut diambil dari 4 Kabupaten di Bali, yaitu Kabupaten Bangli, Gianyar, Karangasem dan Jembrana.

“Yang Sulawesi Barat diisi oleh Kabupaten Bangli, Sulawesi Tengah diisi oleh Kabupaten Gianyar dan Karangasem, serta Sulawesi Tenggara diisi oleh Kabupaten Jembrana,” kata Walia saat di Kantor Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, pada Rabu (26/9/2018).

Selanjutnya, diperkirakan proses pemberangkatan untuk 15 KK transmigran akan dilaksanakan akhir November sampai awal Desember akhir tahun ini.

Saat ini masih menunggu kesiapan fasilitas di lokasi penempatan.

Masing-masing transmigran per KK nanti diberikan tanah garapan seluas dua hektar dan lahan tersebut selanjutnya bisa dijadikan hak milik.

Tanah garapan yang diberika n merupakan lahan yang sudah siap untuk diolah karena daerah yang dituju merupakan area perkebunan sawit, cengkeh, dan lada.

“Mereka juga disediakan rumah tipe 36, lengkap dengan sumur. Satu sumur digunakan dua KK ditempatkan berdekatan di tengah-tengah. Listriknya menggunakan tenaga surya,” terangnya.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Wema Satya Dinata Editor: Eviera Paramita Sandi Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

No comments