Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Divonis 15 Tahun Penjara | Liputan 24 Sulawesi Tenggara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Divonis 15 Tahun Penjara

Posted by On 1:46 AM

Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Divonis 15 Tahun Penjara

Peristiwa - Daerah Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Divonis 15 Tahun Penjara Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Divonis 15 Tahun Penjaramantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam. (FOTO: Suara Pembaruan) Jum'at, 20 Juli 2018 - 14:37 3.39k

TIMESINDONESIA, JAKARTA รข€" Vonis mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam diperberat menjadi 15 tahun oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Sebelumnya, pada vonis putusan tingkat pertama di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jaka rta, Nur Alam ditetapkan 12 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi dengan memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi dan IUP Operasi Produksi yang merugikan keuangan negara. Nur Alam juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp 2,7 miliar dan pencabutan hak politik selama 5 tahun usai menjalani hukumannya.

Di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, majelis hakim tinggi yang dipimpin Elang Prakoso Wibawa dan hakim anggota Zubaidi Rahmat, I Nyoman Adi Juliasa, Reny Halida Ilham Malik dan Lafat Akbar memutus 15 tahun dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar, dengan ketentuan bila denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama 6 bulan. Hal itu tertulis dalam dalam dokumen putusan, Jumat (20/07/2018).

Soal uang pengganti dan pencabutan hak politik, majelis PT Jakarta sepakat dengan pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Tipikor).

"Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa Nur Alam untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 2,781 miliar dengan memperhitngkan harga 1 bidang tanah dan bangunan di Kompleks Premier Estate kav 1 No 9, Cipayung yang sudah disita, subsider 1 tahun pidana. Mencabut hak politik terdakwa selama 5 tahun sejak terdakwa selesai menjalani hukuman," seperti tertulis dalam dokumen.

Sekadar informasi, Nur Alam didakwa dalam dua dakwaan kasus. Dakwaan pertama, sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara periode 2008-2013 dan 2013-2018, dia bersama dengan Kepala Bidang Pertambangan Umum pada Dinas ESDM provinsi Sultra Burhanuddin dan Direktur PT Billy Indonesia Widdi Aswindi memberikan persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan, Persetujuan IUP Eksplorasi dan Persetujuan Peningkatan IUP Eksplorasi menjadi IUP Operasi Produksi kepada PT Anugerah Harisma Barakah sehingga merugikan keuangan negara senilai Rp 1,5 triliun.

Sedangkan di dalam dakwaan kedua, mantan Gubernur Sulawesi Tenggara ini dinilai terbukti menerima gratifikasi sebesar USD 4,499 juta. Uang itu diteri ma Nur Alam pada September-Oktober 2010 sebesar USD 2,499 juta yang ditempatkan di rekening AXA Mandiri Financial Service. Uang berasal dari rekening Chinatrust Commericial Bank Hongkong atas nama Richcorp International Ltd. (*)

You can tell friends this news!
Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin

Berita Lainnya

Spectr News Theme 1.28k

Di Petro Agrifood Expo, Petrokimia Gresik Beri Pelatihan Cara Bertani Modern

Spectr News Theme 1. 32k

Menuju Jalan Mantap Probolinggo, Penghubung Bromo dan B-30 Butuh Rp 15 M

Spectr News Theme 1.32k

PMI Semarang Ngangsu Kaweruh ke PMI Kabupaten Malang

Spectr News Theme 1.37k

Tingkatkan SDM, Pemkot Madiun Luncurkan Gerakan Literasi

Spectr News Theme 2.02k

Tangkal Paham Radikal, Mantan Teroris Ajak Ibu-Ibu Yasinan

Spectr News Theme 1.15k

Adik Korban Perahu Joko Berek Turun Langsung Cari Kakaknya

Spectr News Theme 1.79k

Harganas ke-25, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan

Spectr News Theme 2.99k

Imbas Demo, Jebe Koko Indonesia Masih Belum Berproduksi

Spectr News Theme 1.52k

Kapolres Bojonegoro Ajak Masyaraka t Nonton 22 Menit di Bioskop

Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »