Pasca-Pembacokan, Dua Kelompok Pemuda di Baubau Terlibat ... | Liputan 24 Sulawesi Tenggara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pasca-Pembacokan, Dua Kelompok Pemuda di Baubau Terlibat ...

Posted by On 4:45 PM

Pasca-Pembacokan, Dua Kelompok Pemuda di Baubau Terlibat ...

Dua kelompok pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terlibat bentrok dengan menggunakan senjata tajam di sekitar Jembatan Gantung, Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kota Baubau, Jumat (30/03/2018), sore.DEFRIATNO NEKE / KOMPAS.COM Dua kelompok pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terlibat bentrok dengan menggunakan senjata tajam di sekitar Jembatan Gantung, Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kota Baubau, Jumat (30/03/2018), sore.

BAUBAU, KOMPAS.com - Dua kelompok pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terlibat bentrok dengan menggunakan senjata tajam di sekitar Jembatan Gantung, Lingku ngan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kota Baubau, Jumat (30/03/2018), sore.

Bentrokan ini diduga akibat tewasnya seorang remaja, Muhamad Ridwan (15), warga Kelurahan Wameo, yang dibacok oleh orang tak dikenal.

"Kami tadi pagi mendapatkan informasi bahwa ada pergerakan massa, imbas dari penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sekelompok pemuda berusaha bergerak menyerang ke salah satu kampung, tapi kami bisa menghalangi,รข€ kata Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, Jumat (30/03/2018).

Bentrokan mulai terjadi setelah warga Kelurahan Wameo melakukan pemakaman Muhamad Ridwan.

Puluhan pemuda dari warga Kelurahan Wameo, menduga pelaku pembacokan berasal dari kelompok Lingkungan Kanaeka. Dua kelompok ini sudah lama terlibat konflik hingga menyebabkan korban luka akibat senjata tajam.

Puluhan warga kemudian bergerak menuju ke Lingkungan Kanakea dengan membawa berbagai jenis senjata tajam.

Namun, usaha warga terse but dihalau 137 personel gabungan dari Polres Baubau, Polres Buton, Kodim 1413 Buton, Brimob, dan anggota TNI Angkatan Laut.

(Baca juga: Seorang Remaja di Baubau Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal)

Aksi saling lempar batu tak terbendung, yang mengakibatkan kaca jendela rumah warga pecah terkena batu. Untuk membubarkan aksi massa, polisi kemudian melepaskan gas air mata ke arah dua kelompok yang saling mendekat dengan membawa senjata tajam.

Kedua kelompok pemuda kemudian berlarian menghindari tembakan gas air mata oleh petugas kepolisian. Polisi juga sempat mengamankan beberapa pemuda yang diduga terlibat bentrokan.

Terlihat Kapolres Baubau berusaha melakukan upaya pendekatan persuasif kepada kedua kelompok untuk mundur.

"Alhamdulillah, pukul 18.00, situasi sudah terkendali. Yang diamankan, untuk sementara ini, kami masih melakukan pendataan," ucap Daniel.

"Kalau memang diamankan karena situasi, akan kami lepaskan kembali. Teta pi bila yang bersangkutan terindikasi melakukan tindak pidana, kami akan lakukan pemeriksaan," ujar dia.

Sementara itu, beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi bentrokan, dievakuasi polisi ke rumah kerabatnya yang lebih aman.

Hingga saat ini, aparat keamanan dari Polres Baubau, Polres Buton, Kodim 1413 Buton, Brimob dan anggota pos TNI Angkatan Laut masih melakukan penjagaan di Jembatan Gantung.

Kompas TV Para pengunjung yang sedang menikmati santapannya berhamburan.

Berita Terkait

Seorang Remaja di Baubau Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

KPU Kembali Tetapkan Roslina Rahim-La Ode Yasin Jadi Peserta Pilkada Kota Baubau

BPOM Sita 75 Ton Garam Ilegal di Baubau

Polisi Baubau Tangkap Sekuriti yang Tikam Pengunjung Rumah Karaoke

KPU Baubau Tindak Lanjuti Putusan Panwaslu soal Batalkan Penetapan Roslina-La Ode Yasin

Terkini Lainnya

Sudirman Said: Pemimpin Menjangkau Semua, Ekstremisme Bisa Diredam...

Sudirman Said: Pemimpin Menjangkau Semua, Ekstremisme Bisa Diredam...

Regional 21/04/2018, 06:41 WIB Debat Ganjar dan Sudirman Said tentang Kartu Tani

Debat Ganjar dan Sudirman Said tentang Kartu Tani

Regional 21/04/2018, 06:31 WIB

Spirit Kartini di Sosok Bripda Diah Ayu...

Megapolitan 21/04/2018, 05:56 WIB Sibuk Bekerja, Seorang Pria Telantarkan Jenazah Ayahnya selama 2 Bulan

Sibuk Bekerja, Seorang Pria Telantarkan Jenazah Ayahnya selama 2 Bulan

Internasional 21/04/2018, 04:52 WIB Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional 21/04/2018, 00:14 WIB Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional 20/04/2018, 23:56 WIB Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional 20/04/2018, 23:56 WIB Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ga nja

Internasional 20/04/2018, 23:52 WIB Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional 20/04/2018, 23:46 WIB Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional 20/04/2018, 23:37 WIB Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang sa at Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional 20/04/2018, 23:35 WIB Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional 20/04/2018, 23:34 WIB Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional 20/04/2018, 23:32 WIB Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untu k Selamatkan Bumi

Regional 20/04/2018, 23:23 WIB Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional 20/04/2018, 23:08 WIB Load MoreSumber: Google News | Liputan 24 Bau-Bau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »