Menjaga Kelestarian Biota Laut dan kesegaran ikan, SKIPM Baubau ... | Liputan 24 Sulawesi Tenggara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menjaga Kelestarian Biota Laut dan kesegaran ikan, SKIPM Baubau ...

Posted by On 5:12 PM

Menjaga Kelestarian Biota Laut dan kesegaran ikan, SKIPM Baubau ...

Memeriahkan kegiatan Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalain Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Baubau (SKIPM Baubau) bersama instansi terkait yaitu, BKSDA, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Baubau, Pos TNI AL, Pengawas Perikanan KKP, Koordinator Pasar dan Kepolisian Setempat melakukan sosialisasi Biota Laut dilindungi dan yang diatur penangkapan dan perdagangannya (22-4-2018). Hal ini dilakukan karena adanya beberapa pelaporan dari petugas dan masyarakat tentang masih banyaknya Biota laut dilindungi yang diperdagangkan di pasar. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh tim yang langsung masuk ke Pasar Wameo dengan cara membagikan brosur biota laut kepada setiap penjual dan pembeli i kan yang ada di pasar, selain itu juga pemberian pemahaman kepada Penjual biota laut yang dilindungi agar tidak menerima lagi biota laut tersebut dari para nelayan atau pengedar. Pada saat sosialisasi di pasar, ditemukan masih ada beberapa biota laut yang dilindungi dan diatur perdagangannya seperti, kima raksasa, kima Sisik, daging kima, telur penyu, ikan napoleon dan rajungan yang bertelur. Biota laut tersebut telah diatur sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 07 Tahun 1999 tentang Jenis Jenis Satwa yang Dilindungi dan juga Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penagkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Rajungan. Pada waktu dan tempat yang bersamaan, selain sosialisasi, SKIPM Baubau juga bersama instansi terkait yaitu dari BPOM Baubau, Dinas Perikanan, dan Dinas Perdagangan Kota Baubau melaksanakan kegiatan Coaching Klinik mutu dan keamanan hasil perikanan untuk melihat kesegaran ikan yang dijual dipasar dengan terlebih dahulu membeli beberepa komoditi perikanan dibeberapa tempat yang dilakukan secara acak dan setelah itu dilakukan pengujian Formalin dan Boraks oleh Tim SKIPM Baubau dan BPOM Baubau. Hasil pengujian untuk semua sampel yang diuji hasil nya negatif untuk pengujian formalin dan boraks dan selanjutnya sampel akan dibawa ke laboratorium SKIPM Baubau untuk pengujian mikrobiologi dan kandungan histamin. Kegiatan ini juga diberikan kepada masyarakat yang membeli ikan di pasar untuk pengujian formalin, histamin atau mikrobiologi secara gratis kepada masyarakat.Kepala SKIPM Baubau, Arsal, S.St.Pi, M.P. saat dimintai keterangan menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi biota laut dilindungi bersama instansi terkait adalan untuk menjaga kelestarian sumberdaya perikanan, karena dikhawatirkan akan punah untuk itu perlu kesadaran yang tinggi bagi nelayan dan penjual ikan yang ada di pasar karena kalau bukan kita yang menjaga kelestarian biota laut yang ada di baubau siapa lagi dan kalau tidak domulai dari se karang kedepannya akan habis, ujarnyaDisampaikan pula pada kegiatan coaching klinik bertujuan untuk memonitor kesegaran ikan yang ada di pasar karena merupakan amanat dari Instruksi Presiden Nomor 01 Tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat. Hal ini kita perlu menyediakan pangan sehat bagi masyarakat dan untuk pelaksanaannya perlu kolaborasi bersama instansi terkait dan pentingnya pemahaman masyarakat terkait pangan yang dikonsumsi khussusnya komoditi perikanan yang banyak di Baubau.

By : Wasdalin Info SKIPM Baubau
Sumber: Google News | Liputan 24 Bau-Bau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »