GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Maraknya Penyakit DBD, Mustaman: Dinkes Harus Segera Mengambil Tindakan

Maraknya Penyakit DBD, Mustaman: Dinkes Harus Segera Mengambil Tindakan

27 April 201827 April 2018tegas.co., KONKEP, SULTRA â€" Karena maraknya Akhir-akhir ini, Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang sebagian kecil ma…

Maraknya Penyakit DBD, Mustaman: Dinkes Harus Segera Mengambil Tindakan

tegas.co., KONKEP, SULTRA â€" Karena maraknya Akhir-akhir ini, Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang sebagian kecil masyarakat daerah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara, membuat Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konkep, Mustaman sampai harus angkat bicara.

Mustaman menghimbau pemerintah kabupaten (Pemkab) Konkep, dalam hal ini Dinas Kesehatan Konkep untuk segerah melakukan tindakan demi mencegah penyebab terjadinya penyakit tersebut.

Lebih lanjut, kata dia hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena jangan sampai penyakit yang disebabkan oleh virus nyamuk “Aedes Aegypti” itu di biarkan begitu saja akan banyak mas yarakat di daerah itu yang terserang penyakit DBD.

“Saya menghimbau kepada pihak Dinkes, harus segerah turun untuk melakukan fogging,sehinggah tidak menular lagi penyakit DBD di daerah ini.” Ungkap Mustaman, saat menyambangi pasien di RSUD Konkep malam tadi. selasa (26/4/2018).

Lebih lanjut, kata politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu, meski sekarang ini total pasien hanya berjumlah 4 orang dari 4 desa di dua kecamatan berbeda yang terserang penyakit tersebut, yakni pasien dari Kelurahan Langara Laut dan Desa Langara Iwawo kecamatan Wawonii Barat serta pasien dari Desa Lebo dan Nanga kecamatan Wawonii Timur, tapi tidak kemungkin masyarakat lain yang ada disekitar daerah itu tidak bisa diserang oleh penyakit DBD tersebut.

“Walaupun kecamatan yang dikhususkan untuk dilakukan Fogging di dua kecamatan itu, Namun bukan berarti Kecamatan lain tidak dilakukan tidakan pecegahan dan ini harus secara menyeluruh.” Tukasnya.

REPORTER: CHAND IVHA N

PUBLISHER: MAS’UD

Dibaca 703Sumber: Google News | Liputan 24 Langara

No comments