Liputan 24 Sulawesi Tenggara | Liputan 24 Indonesia
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Duh, Nelayan Sultra Kecanduan Impor Bom Ikan dari India

Posted by On 1:20 PM

Duh, Nelayan Sultra Kecanduan Impor Bom Ikan dari India

Liputan6.com, Kendari - Sebotol bom ikan berisi racikan amonium nitrat ternyata memiliki daya ledak yang sangat tinggi. Tidak tanggung-tanggung, meskipun digunakan di dalam air, jika diracik dengan tepat, bahkan bisa menghancurkan ekosistem laut dengan brutal.

Dari hasil penyelidikan dan investigasi Kapolda Sulawesi Tenggara di sejumlah wilayah laut Sulawesi Tenggara, sebotol bom ikan ternyata sangat berbahaya. Jika dilemparkan di wilayah padat terumbu karang, sebotol bom bisa menghancurkan terumbu karang seluas 30 meter persegi.

"Itu hanya sebotol loh. Sedangkan, rata-rata nelayan setiap kali menangkap ikan dengan bom, lebih dari sebotol mereka pakai," ujar Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Iriyanto, Rabu, 19 September 2018.

  • Menteri Susi Resmikan Pandu Laut Nusantara untuk Para Pemerhati Laut
  • Polisi Pastikan Ledakan di Pasuruan Berasal dari Bom Ika n
  • Pasutri Terduga Teroris Ketakutan Sebelum Melempar Bom Panci ke Mapolres Indramayu

Bukan saja terumbu karang yang hancur, namun tekanan ledakannya bisa menghancurkan hewan hewan kecil selain ikan. Sehingga, sebotol bom ikan racikan nelayan bisa sangat berpengaruh terhadap ekosistem laut.

Iriyanto mengatakan, bom ikan berbahan dasar pupuk urea dan bahan racikan lainnya, didapat nelayan dari pasar dalam dan luar negeri. Khusus pupuk urea atau dikenal dengan nama amonium nitrat, bahan ini dijual bebas di pasaran.

"Ini bahan untuk pertanian, namun disalahgunakan oleh nelayan saat tiba di lautan," ujar Iriyanto.

Iriyanto menghitung, 1 kilogram amonium nitrat bisa menghasilkan empat botol bom ikan. Sehingga, empat botol bom ikan bisa menghancurkan 120 meter persegi terumbu karang.

1 dari 2 halaman

Ribuan Detonator Beredar

bom ikan
Tersangka pemilik dan penjual bom dan detonator yang ditangkap Dirpolair Polda Sulawesi Tenggara, Rabu (19/9/2018). (foto: Liputan6.com/ahmad akbar fua)

Perusakan terumbu karang di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara, ternyata diluar dugaan hampir setiap hari terjadi. Niat mencari ikan, nelayan malah ikut merusak biota laut yang paling berharga. Tidak tanggung-tanggung, bom berdaya ledak tinggi ini alatnya didatangkan dari luar negeri.

Alat yang diimpor yakni, detonator (pemicu) bom ikan berbentuk sumbu khusus yang diisi kapas. Dengan alat ini, nelayan dengan mudah membakar bom ikan secara aman dan melemparnya ke laut.

"Kami mengamankan bahan dan alat pembuat bom yang dimiliki nelayan, berasal dari India," imbuh Brigjen Iriyanto.

Iriyanto mengatakan, bom ini masuk di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tenggara melalui jalur Timor Leste dan Sulawesi Selatan. Keduanya dibawa dengan kapal laut khusus, sehingga agak sulit dipantau petugas.

"Harganya meskipun mahal namun disukai nelayan karena tangkapan lebih banyak jika menggunakan bom luar negeri," ujarnya.

Direktur Polairud Polda Sultra Kombes Andi Anugrah mengatakan, bom ikan berbahan dasar pupuk urea ini sudah diproduksi secara bebas di wilayah Sulawesi Tenggara. Amonium nitrat yang diracik dengan sejumlah bahan yang mudah didapat di pasaran, dikenal tak memiliki ampun bagi biota laut bila sudah dilemparkan.

"Dengan dotonator yang tepat, daya ledaknya tinggi di air. Itu sebagai ancaman besar buat konservasi laut," ujarnya.

Selama tiga tahun operasi, Polda Sultra mengamankan bom ikan sebanyak 15,49 ton. Hasil ini diperoleh pada operasi tahun 2016-2018. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan 3.508 buah detonator buatan luar negeri dan 141 botol bom ikan siap ledak.

Barang sitaan lainnya, ada 13 unit kapal penangkap ikan dan 44 tersangka. Jumlah ini, dianggap luar biasa oleh K orpolairud Mabes Polri Irjen Chairul Noor Alamsyah yang menyambangi Polda Sulawesi Tenggara.

"Ini luar biasa, apalagi kalau dibiarkan berlarut-larut, hancur laut kita. Makanya, harus ada koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dengan daerah soal permasalahan ini," ujar Chairul Noor Alamsyah.

Simak video menarik berikut di bawah ini:

Simak video menarik di bawah:

Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Duh, Nelayan Sulteng Kecanduan Impor Bom Ikan dari India

Posted by On 7:02 AM

Duh, Nelayan Sulteng Kecanduan Impor Bom Ikan dari India

Liputan6.com, Kendari - Sebotol bom ikan berisi racikan amonium nitrat ternyata memiliki daya ledak yang sangat tinggi. Tidak tanggung-tanggung, meskipun digunakan di dalam air, jika diracik dengan tepat, bahkan bisa menghancurkan ekosistem laut dengan brutal.

Dari hasil penyelidikan dan investigasi Kapolda Sulawesi Tenggara di sejumlah wilayah laut Sulawesi Tenggara, sebotol bom ikan ternyata sangat berbahaya. Jika dilemparkan di wilayah padat terumbu karang, sebotol bom bisa menghancurkan terumbu karang seluas 30 meter persegi.

"Itu hanya sebotol loh. Sedangkan, rata-rata nelayan setiap kali menangkap ikan dengan bom, lebih dari sebotol mereka pakai," ujar Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Iriyanto, Rabu, 19 September 2018.

  • Menteri Susi Resmikan Pandu Laut Nusantara untuk Para Pemerhati Laut
  • Polisi Pastikan Ledakan di Pasuruan Berasal dari Bom Ik an
  • Pasutri Terduga Teroris Ketakutan Sebelum Melempar Bom Panci ke Mapolres Indramayu

Bukan saja terumbu karang yang hancur, namun tekanan ledakannya bisa menghancurkan hewan hewan kecil selain ikan. Sehingga, sebotol bom ikan racikan nelayan bisa sangat berpengaruh terhadap ekosistem laut.

Iriyanto mengatakan, bom ikan berbahan dasar pupuk urea dan bahan racikan lainnya, didapat nelayan dari pasar dalam dan luar negeri. Khusus pupuk urea atau dikenal dengan nama amonium nitrat, bahan ini dijual bebas di pasaran.

"Ini bahan untuk pertanian, namun disalahgunakan oleh nelayan saat tiba di lautan," ujar Iriyanto.

Iriyanto menghitung, 1 kilogram amonium nitrat bisa menghasilkan empat botol bom ikan. Sehingga, empat botol bom ikan bisa menghancurkan 120 meter persegi terumbu karang.

1 dari 2 halaman

Ribuan Detonator Beredar

bom ikan
Tersangka pemilik dan penjual bom dan detonator yang ditangkap Dirpolair Polda Sulawesi Tenggara, Rabu (19/9/2018). (foto: Liputan6.com/ahmad akbar fua)

Perusakan terumbu karang di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara, ternyata diluar dugaan hampir setiap hari terjadi. Niat mencari ikan, nelayan malah ikut merusak biota laut yang paling berharga. Tidak tanggung-tanggung, bom berdaya ledak tinggi ini alatnya didatangkan dari luar negeri.

Alat yang diimpor yakni, detonator (pemicu) bom ikan berbentuk sumbu khusus yang diisi kapas. Dengan alat ini, nelayan dengan mudah membakar bom ikan secara aman dan melemparnya ke laut.

"Kami mengamankan bahan dan alat pembuat bom yang dimiliki nelayan, berasal dari India," imbuh Brigjen Iriyanto.

Iriyanto mengatakan, bom ini masuk di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tenggara melalui jalur Timor Leste dan Sulawesi Selatan. Keduanya dibawa dengan kapal laut khusus, sehingg a agak sulit dipantau petugas.

"Harganya meskipun mahal namun disukai nelayan karena tangkapan lebih banyak jika menggunakan bom luar negeri," ujarnya.

Direktur Polairud Polda Sultra Kombes Andi Anugrah mengatakan, bom ikan berbahan dasar pupuk urea ini sudah diproduksi secara bebas di wilayah Sulawesi Tenggara. Amonium nitrat yang diracik dengan sejumlah bahan yang mudah didapat di pasaran, dikenal tak memiliki ampun bagi biota laut bila sudah dilemparkan.

"Dengan dotonator yang tepat, daya ledaknya tinggi di air. Itu sebagai ancaman besar buat konservasi laut," ujarnya.

Selama tiga tahun operasi, Polda Sultra mengamankan bom ikan sebanyak 15,49 ton. Hasil ini diperoleh pada operasi tahun 2016-2018. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan 3.508 buah detonator buatan luar negeri dan 141 botol bom ikan siap ledak.

Barang sitaan lainnya, ada 13 unit kapal penangkap ikan dan 44 tersangka. Jumlah ini, dianggap luar biasa oleh Korpolairud Mabes Polri Irjen Chairul Noor Alamsyah yang menyambangi Polda Sulawesi Tenggara.

"Ini luar biasa, apalagi kalau dibiarkan berlarut-larut, hancur laut kita. Makanya, harus ada koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dengan daerah soal permasalahan ini," ujar Chairul Noor Alamsyah.

Simak video menarik berikut di bawah ini:

Simak video menarik di bawah:

Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Lowongan CPNS 2018 - Kemenkumham Kembali Akan Rekrut 2000 ...

Posted by On 11:55 PM

Lowongan CPNS 2018 - Kemenkumham Kembali Akan Rekrut 2000 ...

CPNS 2018

Lowongan CPNS 2018 - Kemenkumham Kembali Akan Rekrut 2000 Formasi, Tersedia Untuk Tamatan SMA

Pada tahun 2018 ini, Kementerian Hukum dan HAM RI akan kembali membuka formasi CPNS.

Lowongan CPNS 2018 - Kemenkumham Kembali Akan Rekrut 2000 Formasi, Tersedia Untuk Tamatan SMAIlustrasi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pada tahun 2018 ini, Kementerian Hukum dan HAM RI akan kembali membuka formasi CPNS.

Ada sekitar 2000 formasi yang dibutuhkan.

Berdasarkan informasi dari website cpns.kemenkumham.go.id, adapun unit kerja untuk penempatannya yaitu untuk unit pusat ada di Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Peraturan Parundang-undangan, Direktorat Janderal Administrasi Hukum Umum, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Direktorat Jonderal lmigrasi, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia, Inspektorat Jenderal, Badan Pembinaan Hukum Nasaonal, Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sedangkan untuk formasi yang ditempatkan di Kantor Wilayah yaitu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia : Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat (Rumah Detensi lmigr asi, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Balai Harta Peninggalan dan Balai Diklat)

Tahapan seleksinya yaitu pendaftaran secara online di SSCN BKN, seleksi administrasi, verifikasi berkas asli, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Syarat Pendaftaran yaitu:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli

2. Kartu Keluarga (KK)

3. Pas Foto.

4. Swafoto (Selfie)

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Putu Supartika Editor: Eviera Paramita Sandi Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Dijual untuk 'Nikah Bayaran' ke Cina, 11 Wanita Indonesia Disiksa Bak Hewan, Hukum Hambat Kepulangan Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Formasi CPNS 2018 Kemendikbud RI dan Syarat Bisa Diakses di ...

Posted by On 9:16 PM

Formasi CPNS 2018 Kemendikbud RI dan Syarat Bisa Diakses di ...

CPNS 2018

Formasi CPNS 2018 Kemendikbud RI dan Syarat Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Formasi CPNS 2018 Kemendikbud RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Formasi CPNS 2018 Kemendikbud RI dan Syarat Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.idistimewaRekrutmen CPNS 2018

BANJARMASINPOST.CO.ID - Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 juga berasal dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Kemendikbud RI memberikan kesempatan pelamar CPNS 2018 melalui 115 formasi CPNS untuk unit kerja pusat dan unit kerja pelaksana teknis yang juga melalui pendaftaran CPNS online sscn.bkn.go.id.

Formasi CPNS 2018 dari Kemendikbud berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 47 Tahun 2018 Tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai
Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun Anggaran 2018.

Baca: Formasi CPNS 2018 Kejaksaan dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Formasi CPNS 2018 Kemenlu RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Formasi CPNS 2018 Kemenag RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Formasi CPNS 2018 BPK RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Berikut formasi CPNS 2018 dari Kemendikbud dilansir situs resmi kemendikbud.go.id:

I. INFORMASI UMUM
1. Unit kerja yang mendapatkan alok asi formasi (alokasi penempatan) adalah sebagai berikut.
a. Unit Utama Pusat
(1) Sekretariat Jenderal
(2) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
(3) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
(4) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
(5) Direktorat Jenderal Kebudayaan
(6) Inspektorat Jenderal
(7) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
(8) Badan Penelitian dan Pengembangan

b. Unit Pelaksana Teknis
(1) Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan
(2) Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan
(3) Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan
(4) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah
(5) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi
(6) Pusat Pengemba
(13) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masya rakat Aceh
(14) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Bali
(15) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Banten

Warga HST mencermati isi papan pengumuman tentang formasi CPNS HST 2018, di depan Kantor BKD HST, Rabu (19/9/2018).
Warga HST mencermati isi papan pengumuman tentang formasi CPNS HST 2018, di depan Kantor BKD HST, Rabu (19/9/2018). (Hanani)

(16) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Bengkulu
(17) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Gorontalo
(18) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Jambi
(19) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Kalimantan Barat
(20) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Kalimantan Selatan
(21) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Kalimantan Tengah
(22) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Kalimantan Timur
(23) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Lampung
(24) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Maluku
(25) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Maluku Utara
(26) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Nusa Tenggara Barat
(27) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Nusa Tenggara Timur
(28) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Papua
(29) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Riau
(30) Balai Pengembangan Pendidikan Ana k Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Sulawesi Barat
(31) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Sulawesi Tengah
(32) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Sulawesi Tenggara
(33) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Sulawesi Utara
(34) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Sumatera Barat
(35) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Sumatera Selatan

Warga Tapin melihat pengumuman CPNS 2018 di BKD Tapin
Warga Tapin melihat pengumuman CPNS 2018 di BKD Tapin (banjarmasin post group/ ibrahim ashabirin)

(36) Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Yogyakarta
(37) Lembaga Penjaminan Mutu Pen didikan Aceh
(38) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Bali
(39) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Banten
(40) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Gorontalo
(41) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat
(42) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah
(43) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur
(44) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat
(45) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Selatan
(46) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Timur
(47) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Utara
(48) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kepulauan Riau
(49) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Maluku
(50) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Maluku Utara
(51) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Barat
(52) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Timur
(53) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Papua
(54) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Papua Barat
(55) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Riau
(56) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Barat
(57) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Utara
(58) Balai Konservasi Borobudur
(59) Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh
(60) Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali
(61) Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten
(62) Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta
(63) Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo
(64) Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi
(65) Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah
(66) Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur
(67) Balai Pelestarian Cagar Budaya Maluku Utara
(68) Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat
(69) Balai Pelestarian Nilai Budaya Banda Aceh
(70) Balai Pelestarian Nilai Budaya Maluku

Perwakilan CPNS yang menerima SK penetap   an sebagai Aparat SIpil Negera, dari Plt Bupati HST HA Chairansyah, Senin (10/9/2018)
Perwakilan CPNS yang menerima SK penetapan sebagai Aparat SIpil Negera, dari Plt Bupati HST HA Chairansyah, Senin (10/9/2018) (istimewa)

(71) Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran
(72) Galeri Nasional Indonesia
(73) Museum Basoeki Abdullah
(74) Museum Kebangkitan Nasional
(75) Museum Nasional Indonesia
(76) Museum Perumusan Naskah Proklamasi
(77) Museum Sumpah Pemuda
(78) Balai Bahasa Aceh
(79) Balai Bahasa Jawa Barat
(80) Balai Bahasa Jawa Timur
(81) Balai Bahasa Kalimantan Tengah
(82) Balai Bahasa Riau
(83) Balai Bahasa Sulawesi Selatan
(84) Balai Bahasa Sulawesi Tengah
(85) Balai Bahasa Sulawesi Utara
(86) Kantor Bahasa Bangka Belitung
(87) Kantor Bahasa Banten
(88) Kantor Bahasa Bengkulu
(89) Kantor Bahasa Gorontalo
(90) Kantor Bahasa Jambi
(91) Kantor Bahasa Kalimantan Timur
(92) Kantor Bahasa Kepulauan Riau
(93) Kantor Bahasa Lampung
(94) Kantor Bahasa Maluku
(95) Kantor Bahasa Maluku Utara
(96) Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat
(97) Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur
(98) Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara
(99) Balai Arkeologi Bali
(100) Balai Arkeologi Daerah istimewa Yogyakarta
(101) Balai Arkeologi Jawa Barat
(102) Balai Arkeologi Kalimantan Selatan
(103) Balai Arkeologi Papua
(104) Balai Arkeologi Sulawesi Selatan
(105) Balai Arkeologi Sulawesi Utara
(106) Balai Arkeologi Sumatera Selatan
(107) Balai Arkeologi Sumatera Utara

Untuk persyaratan lengkap formasi CPNS 2018 dari Kemendikbud bisa diakses melalui https://cpns.kemdikbud.go.id/site/assets/files/1067/pengumuman_seleksi_penerimaan_cpns_kemendikbud_2018.pdf

Baca: Formasi CPNS 2018 BPK RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Penulis: Restudia Editor: Restudia Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di 5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Perusakan Kantor Disnakertrans Kendari Berujung Copotnya Dua Gigi

Posted by On 6:23 AM

Perusakan Kantor Disnakertrans Kendari Berujung Copotnya Dua Gigi

Liputan6.com, Kendari - Unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kendari berakhir rusuh. Aksi protes terhadap keberadaan tenaga kerja asing itu malah berubah jadi perusakan ruang kepala Disnakertrans Sultra.

Awalnya unjuk rasa diawali orasi, namun lantaran Kepala Disnakertrans Sultra, Saemu Alwi, tak kunjung keluar, para pengunjuk rasa mulai anarkis menggeledah seluruh ruangan. Tak bisa menemukan keberadaan Saemu Alwi, mereka mulai beringas dan memaksa seorang staf membuka pintu ruangan kepala dinas.

Massa langsung masuk beramai-ramai. Namun kepala dinas memang tak ada di kantor, maka barang-barang di ruangan itu menjadi sasaran kemarahan.

"Kami tidak mau yang lain, tidak ada diskusi. Kami mau Kadis, mana dia ini?" teriak Saharuddin, salah seorang peserta aksi dari HMI Kendari.

  • Siti Zuhro: BIN Tak Perlu Curigai Komitmen KAHMI dan HMI untuk NKRI
  • Aktivis HMI Gugat UU Terorisme ke Mahkamah Konstitusi
  • Polisi: Kabar Kader HMI MPO Meninggal Saat Unjuk Rasa di Monas, Hoax

Melihat anarkisme ini, Ipda Lauhil Mahaful, seorang polisi yang bertugas langsung bergerak menghalangi tindakan lebih brutal lagi. Dengan berjibaku perwira polisi pertama itu berusaha merampas sejumlah dokumen yang diambil para pengunjuk rasa.

Dokumen itu bisa diambil alih dan diselamatkan, namun sebagai gantinya, fasilitas kantor dalam ruangan rusak.

"Kadis ini, keluar terus gak pernah ada di kantor. Masyarakat yang butuh, susah ketemu," kata salah satu pengunjuk rasa.

Aksi protes ini merupakan buntut dari masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang tak terkendali di Sulawesi Tenggara. Tiap pekan jumlahnya bisa mencapai ratusan orang yang datang.

"Ini jelas dibiarkan. Warga lokal yang harusnya dapat pekerjaan, malah diberikan kepada pekerja asing," kata Saharuddin koordinator aksi dari HMI Kendari.

Simak video menarik berikut di bawah:

Simak video menarik di bawah:

1 dari 2 halaman

Misteri Pemuda Berbaju Kotak-Kotak

hmi kendari
Salah satu pemrotes dari HMI Cabang Kendari, Rahman, giginya copot usai kena bogem orang tak dikenal di DPRD Sulawesi Tenggara. (foto: Liputan6.com/ahmad akbar fua)

Sementara itu, aksi berlanjut di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam aksi ini, dua pengunjuk rasa giginya lepas karena dipukuli seorang pemuda berbaju kotak-kotak merah.

Sekretaris Umum HMI Kendari, Sulharjan, menyesalkan kekerasan yang dilakukan di depan polisi. Ia heran karena polisi diam saja.

"Kita sudah luka, polisi malah tidak tangkap mereka yang memukul, ini sikap seperti apa?" kata Sulharjan.

Kericuhan berdarah ini diawali dengan keluarny a Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh. Dalam pertemuan itu, para pengunjuk rasa dijanjikan berdiskusi usai shalat Ashar.

"Ternyata hanya bicara sebentar, mereka tidak kembali. Nah, saat kami protes dan panggil mereka itu, kami dikejar sejumlah pegawai, dan polisi tidak mengamankan mereka," ujar Sulharjan.

Sumber: Berita Sulawesi Tenggara

Kuota CPNS 2018 Kolaka Utara 202 Formasi, Daftar di SSCN BKN

Posted by On 6:23 AM

Kuota CPNS 2018 Kolaka Utara 202 Formasi, Daftar di SSCN BKN

Kuota CPNS untuk Kolaka Utara sebanyak 202 formasi dan akan diprioritaskan untuk tenaga teknis dan guru.tirto.id - Kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 202 formasi. Para pelamar bisa melakukan pendaftaran di SSCN BKN yakni di sscn.bkn.go.id.
Pj Kepala Dinas Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) Kolaka Utara, Jumadil, dari Lasusua, Rabu (19/9/2018), mengatakan dari kuota CPNS tersebut yang terbanyak adalah tenaga teknis, kemudian tenaga guru dan tenaga kesehatan.
"Rinciannya yakni tenaga teknis 80 orang, tenaga guru 70 orang, tenaga kesehatan 47 orang dan 5 orang untuk tenaga guru K2," katanya.
Sebenarnya, kata Jumadil, kuota CPNS Kolaka Utara tersebut belum seberapa dibanding dengan kebutuhan PNS di daerah itu berdasarkan analisa kebutuhan.
Ia mengatakan, pendaftaran CPN S 2018 ini dilakukan serentak dimulai 19 September secara online.
"Lama waktu pendaftaran sekitar dua minggu, setelah itu dilakukan tahap selanjutnya yakni tes," katanya.
Ia mempersilakan kepada para pencari kerja yang berniat menjadi PNS dan memiliki umur maksimal 35 tahun untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
Baca juga:

  • Anies Minta CPNS DKI Jakarta 2018 Tak Hanya Kejar Kompensasi Tinggi
  • Pendaftaran CPNS 2018 di SSCN BKN NTB Kemungkinan Ditunda

Baca juga artikel terkait CPNS 2018 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
Subscribe NowSumber: Berita Sulawesi Tenggara

Daftar 502 Formasi yang Dibuka BPK di Lowongan CPNS 2018

Posted by On 6:23 AM

Daftar 502 Formasi yang Dibuka BPK di Lowongan CPNS 2018

Terdapat 502 formasi yang dibuka BPK dalam lowongan CPNS 2018 untuk penempatan di kantor pusat BPK dan kantor perwakilan di 27 daerah.tirto.id - Terdapat 502 formasi untuk lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ditempatkan di Kantor Pusat BPK dan 27 Kantor BPK perwakilan di seluruh Indonesia. Pengumuman terkait formasi ini dapat dipantau melalui portal CPNS BPK RI, cpns.bpk.go.id.
Berdasarkan Pengumuman Nomor 01/S.Peng/X/09/2018 tentang Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada Pelaksana Badan Pemeriksaan Keuangan Tahun 2018, para pendaftar yang lolos dalam tahap-tahap seleksi CPNS 2018 di BPK akan ditempatkan di kantor pusat BPK dan kantor perwakilan di daerah-daerah.
Unit-unit kerja alokasi penempatan CPNS BPK 2018 dapat dilihat di bawah.

  • Biro Sumber Daya Manusia
  • BPK Perwakilan Provinsi Aceh
  • BPK Perwakila n Provinsi Bengkulu
  • BPK Perwakilan Provinsi Bali
  • BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo
  • BPK Perwakilan Provinsi Jambi
  • BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat
  • BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan
  • BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah
  • BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur
  • BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara
  • BPK Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau
  • BPK Perwakilan Provinsi Lampung
  • BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara
  • BPK Perwakilan Provinsi Maluku
  • BPK Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • BPK Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • BPK Perwakilan Provinsi Papua
  • BPK Perwakilan Provinsi Papua Barat
  • BPK Perwakilan Provinsi Riau
  • BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat
  • BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan
  • BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah
  • BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara
  • BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara
  • BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat
  • BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan
  • BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara

Baca juga:
  • SSCN BKN Tak Bisa Diakses, Lowongan CPNS Diumumkan di Web Instansi
  • Pengumuman CPNS 2018: Lowongan BPK Sudah Dibuka

Jenis-jenis formasi yang ditawarkan dalam lowongan CPNS BPK tahun ini, didasarkan pada empat kriteria pelamar, yaitu pelamar cumlaude, pelamar disabilitas, pelamar putra/putri Papua/Papua Barat, dan pelamar umum. Perbedaannya adalah sebagai berikut.
  • Pelamar Cumlaude, yang lulus dengan predikat "dengan pujian" dari Perguruan Tinggi terakreditasi dengan kategori A/unggul, dan program studi terakreditasi dengan kategori A/unggul.
  • Pelamar Disabilitas, yang menyandang disabilitas tuna daksa.
  • Pelamar Putra/Putri Papua dan Papua Barat, yang merupakan keturunan Papua/Papua Ba rat berdasarkan garis keturunan orang tua asli, untuk formasi di wilayah tersebut.
  • Pelamar Umum, adalah pelamar yang tidak termasuk dalam tiga kriteria di atas.
Selain itu, terdapat tujuh jabatan yang ditawarkan oleh BPK dalam seleksi penerimaan CPNS 2018. Rinciannya adalah sebagai berikut.
  • 5 formasi Assessor SDM Aparatur Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidukan S1 Psikologi
  • 194 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Akuntansi, dengan rincian 135 umum, 51 cumlaude, 4 disabilitas, dan 4 putra/putri Papua dan Papua Barat.
  • 50 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Hukum, dengan rincian 44 umum, 3 disabilitas, dan 3 putra/putri Papua dan Papua Barat.
  • 45 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, dengan rincian 41 umum, 2 disabilitas, dan 2 putra/putri Papua dan Papua Barat.
  • 10 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untu k kualifikasi pendidikan S1 Komunikasi, dengan rincian 10 umum.
  • 46 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Manajemen, dengan rincian 46 umum, 2 disabilitas, dan 2 putra/putri Papua dan Papua Barat.
  • 10 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Sastra, dengan rincian 10 umum.
  • 48 formasi Pemeriksa Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Teknik Informatika/Sistem Informatika seluruhnya untuk umum.
  • 2 formasi Pengelola Kepegawaian untuk kualifikasi pendidikan D-III Admininstrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran, seluruhnya untuk umum.
  • 4 formasi Juru Informasi dan Komunikasi untuk kualifikasi pendidikan D-III Komunikasi/Public Relation/Jurnalistik, seluruhnya untuk umum.
  • 4 formasi Pengelola Sarana dan Prasarana Kantor untuk kualifikasi pendidikan D-III Mesin/Elektro/Otomotif/Bangunan, seluruhnya untuk umum.
  • 17 formasi Pengelola Teknologi Informasi untuk kualifikasi D-II I Teknologi Informasi, seluruhnya untuk umum.
  • 7 formasi Pranata Kearsipan untuk kualifikasi D-III Kearsipan/Manajemen Sistem Informasi, seluruhnya untuk umum.
Keterangan lebih lanjut terkait seleksi penerimaan CPNS di BPK, termasuk rincian penetapak kebutuhan PNS di lingkungan BPK tahun ini, dapat dipantau melalui portal cpns.bpk.go.id.
Baca juga artikel terkait CPNS 2018 atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
Subscribe NowSumber: Berita Sulawesi Tenggara