Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ramadio: Pelayanan Bertahap Dimaksimalkan

Posted by On 4:50 PM

Ramadio: Pelayanan Bertahap Dimaksimalkan

TEGASCO Dibaca : 96 kali Ramadio: Pelayanan Bertahap Dimaksimalkan
Ramadio saat meninjau pembenahan ruangan Kantor Bupati di Buranga FOTO: MIRDAT

tegas.co., BUTUR, SULTRA â€" Sesuai janji sebelumnya Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mengefektifkan pelayanan perkantoran di Buranga Kecamatan Bonegunu setelah pelaksanaan kegiatan MTQ yang di selenggarakan di Kabupaten Buton Utara.

Janji Pemkab Butur tersebut telah ditepati melaksanakan aktifitas perkantoran di Buranga Kecamatan Bonegunu, namun sejauh ini efektifitas pelayanan tersebut belum berjalan maksimal.

Berdasarkan Daftar hadir yang berkantor di Buranga sebanyak 46 orang, termasuk pegawai magang y ang telah ditempatkan sebelumnya.

Dalam surat edaran Bupati Buton Utara sebelumnya, tertanggal 03 April 2018, menyebutkan tiap-tiap OPD di luar pegawai sekretariat akan menempatkan perwakilannya sebanyak tiga orang. Kurang lebih OPD Kabupaten Buton Utara sebanyak 32 OPD. Jika masing OPD menempatkan perwakilan dalam rangka pelayanan administrasi pemerintahan sebanyak 3 orang maka jumlah pegawai yang berkantor setiap harinya kurang lebih 96 orang di tambah tenaga magang yang ada.

Wakil Bupati Buton Utara, Ramadio yang ditemui di Kantor Bupati di Buranga Senin, (9/4) mengakui aktifitas perkantoran di Buranga saat ini belum berjalan maksimal.

Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan efektifitas pelayanan perkantoran di Buranga Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara.

Ramadio menjelaskan nantinya pelayanan perkantoran di Buranga akan menerapkan sistem satu atap, semua perwakilan OPD akan di pusatkan satu kantor yaitu di kantor Bupati di Buranga.

L anjut dia untuk memenuhi kebutuhan ruangan yang ada, nantinya akan dibuatkan sekat pembatas tiap-tiap bilik, kemudian akan dilengkapi meja dan kursi serta perlengkapan pendukung lainya.

Ia juga akan berupaya untuk memasimalkan jumlah pegawai yang akan berkantor di Buranga, “tiap-tiap OPD nantinya akan menempatkan 3 pegawainya ditambah 2 tenaga magang, jadi setiap OPD sebanyak lima orang untuk meningkatkan pelayanan, jadi kalau sampai lima orang tiap OPD maka akan kelihatan hidup ini kantor, “terangnya.

REPORTER: MIRDAT

PUBLISHER: MAS’UD

Editor: TEGASCO
Sumber: Google News | Liputan 24 Buranga

Satlantas Polres Konawe Klaim Pelanggaran Lalu lintas Menurun

Posted by On 4:50 PM

Satlantas Polres Konawe Klaim Pelanggaran Lalu lintas Menurun

AKP Jumiran
AKP Jumiran

ZONASULTRA.COM, UNAAHA â€" Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengklaim, tingkat pelanggaran lalu lintas di wilayah hukumnya mengalami penurunan. Hal itu bisa dipertanggungjawabkan karena setiap kali dilakukan operasi pengendara yang melakukan pelanggaran jumlahnya tidak banyak dan kian menurun.

Kasatlantas Polres Konawe AKP Jumiran mengatakan, operasi keselamatan yang dilaksanakan sejak 6 hingga 25 Maret 2018 lalu sukses menurunkan angka pelanggaran lalu lintas.

“Berdasarkan hasil evaluasi pelanggaran lalulintas sebelum dan sesudah operasi mengalami penurunan cukup signifikan mencapai 80%. Sebelum operasi kita melayangkan surat tegura n pelanggaran sekitar 600. sedangkan pada saat digelar operasi ini kita hanya melayangkan 480 surat teguran kepada pelanggar,” terangnya, Selasa (27/3/2018)

Ditambahkannya, selain angka pelanggarannya menurun, dalam operasi keselamatan ini pihaknya tidak lagi menemukan pelanggaran lalu lintas kategori berat. Malah yang sering ditemukan merupakan pelanggaran kategori ringan.

“Misalnya, hanya membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi, tetapi tidak menggunakan helm. Atau menggunakan helm, tetapi tidak membawa STNK,” ujarnya.

(Baca Juga : Dua Kapolsek Polres Konawe Berganti)

Jumiran melanjutkan, keberhasilan menekan angka pelanggaran tidak lepas dari kerja keras dan kreativitas dari personel yang terlibat dalam operasi. Selain itu, pihaknya terbilang sangat gencar melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas di segala lini masyarakat.

“Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara san gatlah penting. Disamping itu, sosialisasi juga masif kami lakukan pada sekolah dan komunitas masyarakat lainnya disamping melalui spanduk-spanduk yang dipasang disejumlah ruas jalan,” tegasnya

Upaya tersebut, lanjutnya, tidak berhenti saat berlangsungnya operasi saja. Sosialisasi akan terus dilakukan dengan menggunakan berbagai metode sehingga kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat. Out putnya adalah pelanggaran dan kecelakaan dapat lebih diminimalisir.

“Kesadaran tertib berlalulintas itu berangkat dari hati masing-masing individu. Bukan karena takut karena ada polisi. Jadi kita tidak akan pernah lelah untuk terus memberikan penyadaran kepada masyarakat. Dengan begitu, diharapkan pelanggaran semakin menurun. Demikian pula dengan kecelakaan lalulintas bisa semakin di tekan,” tutupnya. (B)

Reporter : Dedi Finafiskar
Editor : Tahir Ose
Sumber: Google News | Liputan 24 Unaaha

Disperindag Konut Temukan Penampungan BBM Berbahaya di ...

Posted by On 4:49 PM

Disperindag Konut Temukan Penampungan BBM Berbahaya di ...

Disperindag Konut Temukan Penampungan BBM Berbahaya di Rumah Pengecer
SIDAK - Tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Konut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dirumah Rahma yang merupakan salah seorang pengecer BBM di Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo. (Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,WANGGUDUâ€" Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), menemukan tempat penampungan Bahan Bakar dan Minyak (BBM) jenis solar berbahaya di rumah salah soerang pengecer bernama RA warga Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo.

Tim Diperindag Konut, Selamet Sukanto mengungkapkan, saat meninjau lokasi tersebu t model penampungan yang ditemukan itu dipastikan sangat tidak aman dan mengancam nyawa orang banyak.

Pasalnya, di dalam kediaman wanita paruh bayah itu BBM jenis solar yang didagangkan hanya tersimpan di sebuah jergen yang tergolong mudah terbakar. Jergen itu masing-masing berisikan 35 liter dan ditampung dalam ruang depan rumah dengan cara menyusun.

(Baca Juga : Nelayan Konut Menjerit, SPBN Diduga Jual BBM ke Perusahaan Tambang)

Parahnya, lanjut Selamet, di sekeliling rumah wanita berhijab yang terletak di lingkungan Pasar Tinobu juga dipadati kediamaan penduduk. Dari laporan yang diterima, warga sekitar merasa tidak nyaman dan was-was dengan kondisi tersebut.

“Penindakan pertama, kami langusung instruksikan agar memindahkan BBM nya itu ke tempat yang lebih aman karena di sekitar rumahnya padat penduduk. Kami instruksikan juga agar tidak menampung di jergen karena itu mudah terbakar, simpan di drum lebih aman. Jika tidak diindahkan ka mi kasi sanksi tegas,”ungkap Selamet Sukanto, Sabtu (24/3/2018).

RA, pemilik BBM menyatakan siap memindahkan barang jualannya itu ketempat yang lebih aman dan menggunakan wadah penampungan yang benar-benar aman.

Untuk diketahui sebelumnya, jajaran Disperindag dan DKP Konut turun melakukan investigasi di SPBN Desa Muara Tinobu terkait laporan adanya dugaan permainan harga dan penyelewengan BBM jenis solar ke perusahaan tambang yang di ketahui BBM tersebut diporsikan untuk masyarakat nelayan.

(Baca Juga : Raup Instruksikan Dua SKPD Periksa Legalitas Penyaluran Solar di SPBN Muara Tinobu)

Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakuan dua instansi tersebut, memeriksa kelengkapan administrasi SPBN yang diketahui milik Haji Tarika itu, serta melakukan mediasi antara masyarakat nelayan dan pihak pengelola SPBN.

Instruksi dinas di bawah perintah Wakil Bupati Konut, Raup agar mengutamakan hak para nelayan dan memberikan harga solar sesuai stand ar harga depot tanpa ada alasan. (B)

Reporter: Jefri Ipnu
Editor : Kiki
Sumber: Google News | Liputan 24 Wanggudu

Disperindag Konut Temukan Penampungan BBM Berbahaya di ...

Posted by On 4:49 PM

Disperindag Konut Temukan Penampungan BBM Berbahaya di ...

Disperindag Konut Temukan Penampungan BBM Berbahaya di Rumah Pengecer
SIDAK - Tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Konut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dirumah Rahma yang merupakan salah seorang pengecer BBM di Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo. (Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,WANGGUDUâ€" Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), menemukan tempat penampungan Bahan Bakar dan Minyak (BBM) jenis solar berbahaya di rumah salah soerang pengecer bernama RA warga Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo.

Tim Diperindag Konut, Selamet Sukanto mengungkapkan, saat meninjau lokasi tersebu t model penampungan yang ditemukan itu dipastikan sangat tidak aman dan mengancam nyawa orang banyak.

Pasalnya, di dalam kediaman wanita paruh bayah itu BBM jenis solar yang didagangkan hanya tersimpan di sebuah jergen yang tergolong mudah terbakar. Jergen itu masing-masing berisikan 35 liter dan ditampung dalam ruang depan rumah dengan cara menyusun.

(Baca Juga : Nelayan Konut Menjerit, SPBN Diduga Jual BBM ke Perusahaan Tambang)

Parahnya, lanjut Selamet, di sekeliling rumah wanita berhijab yang terletak di lingkungan Pasar Tinobu juga dipadati kediamaan penduduk. Dari laporan yang diterima, warga sekitar merasa tidak nyaman dan was-was dengan kondisi tersebut.

“Penindakan pertama, kami langusung instruksikan agar memindahkan BBM nya itu ke tempat yang lebih aman karena di sekitar rumahnya padat penduduk. Kami instruksikan juga agar tidak menampung di jergen karena itu mudah terbakar, simpan di drum lebih aman. Jika tidak diindahkan ka mi kasi sanksi tegas,”ungkap Selamet Sukanto, Sabtu (24/3/2018).

RA, pemilik BBM menyatakan siap memindahkan barang jualannya itu ketempat yang lebih aman dan menggunakan wadah penampungan yang benar-benar aman.

Untuk diketahui sebelumnya, jajaran Disperindag dan DKP Konut turun melakukan investigasi di SPBN Desa Muara Tinobu terkait laporan adanya dugaan permainan harga dan penyelewengan BBM jenis solar ke perusahaan tambang yang di ketahui BBM tersebut diporsikan untuk masyarakat nelayan.

(Baca Juga : Raup Instruksikan Dua SKPD Periksa Legalitas Penyaluran Solar di SPBN Muara Tinobu)

Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakuan dua instansi tersebut, memeriksa kelengkapan administrasi SPBN yang diketahui milik Haji Tarika itu, serta melakukan mediasi antara masyarakat nelayan dan pihak pengelola SPBN.

Instruksi dinas di bawah perintah Wakil Bupati Konut, Raup agar mengutamakan hak para nelayan dan memberikan harga solar sesuai stand ar harga depot tanpa ada alasan. (B)

Reporter: Jefri Ipnu
Editor : Kiki
Sumber: Google News | Liputan 24 Wanggudu